TEKNOLOGI
GAME
1.
DEFINISI GAME
Game merupakan
sebuah aktivitas rekreasi atau hiburan dengan tujuan untuk refreshing atau
menyegarkan pikiran yang jenuh, selain itu game juga bisa untuk mengisi waktu
luang ataupun olahraga ringan. Yang dimana game itu dapat dilakukan sendiri
ataupun bersama-sama dengan orang lain.
2.
SEJARAH GAME
2.1.Generasi Pertama
Generasi
pertama konsol permainan video berlangsung dari tahun 1972, dengan rilis dari
Magnavox Odyssey, hingga 1977, ketika “pong”-style produsen konsol meninggalkan
pasar secara massal karena pengenalan dan keberhasilan mikroprosesor berbasis
konsol.
2.2.Generasi Kedua
Dalam sejarah
komputer dan video game, generasi kedua (biasa disebut sebagai awal era 8 bit
atau kurang lebih 4 bit era) dimulai
pada tahun 1976 dengan merilis Fairchild Channel F dan Radofin 1292 Advanced
Programmable Video sistem. Di era generasi kedua ini yang menjadi primadona
konsol game adalah konsol game ATARI. Beberapa contoh konsol game pada generasi
kedua dapat dilihat disamping. Dari ki-ka adalah Fairchild Channel F,Atari
2600, Magnavox Odyssey ver. 2 , Atari
5200.
2.3.Generasi Ketiga
Generasi
ketiga dimulai pada tahun 1983 dengan dipasarkannya Jepang Family Computer tau
lebih dikenal dengan nama FAMICOM(kemudian dikenal sebagai Nintendo Entertainment
System di seluruh dunia). Walaupun konsol generasi sebelumnya juga menggunakan
8-bit processor, pada akhir generasi inilah konsol rumah yang pertama kali
diberi label oleh mereka “bit”.
2.4.Generasi Keempat
Generasi keempat
atau biasa disebut dengan era 16 bit,pada generasi ini NES mendapat sambutan
hangat di seluruh dunia, dan sebuah perusahaan bernama Sega mencoba menyaingi
Nintendo. Pada tahun 1988, Sega merilis konsol next-generation mereka, Sega
Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis).
2.5.Generasi Kelima
Generasi kelima
atau disebut juga dengan era konsol 32 bit. dimana konsol game yang paling
populer pada generasi ini adalah Sony Playstation.
2.6.Generasi Keenam
Generasi keenam
ini ditandai dengan munculnya konsol-konsol game next generation dari
masing-masing perusahaan seperti SONY, SEGA,Nintendo serta munculnya satu lagi
konsol game baru yang diluncurkan oleh Microsoft yang diberi nama Xbox. Perang
konsol game ini akhirnya mengakibatkan jatuhnya perusahaan konsol SEGA yang
tidak dapat lagi meneruskan konsol next generation(Dreamcast) mereka dan lebih
memilih untuk berkonsentrasi dibidang pembuatan game konsol.
2.7.Generasi Ketujuh
Dikarenakan
semakin canggihnya teknologi di bidang teknologi maka kemudian 3 perusahaan
konsol terbesar(Sony, Nintendo, dan Microsoft) mengeluarkan kembali konsol
next-generation mereka keluaran terbaru. Sony mengeluarkan konsol next-gen yang
diberi nama PS3(Playstation 3), lalu Nintendo dengan Nintendo Wii kemudian
Microsoft dengan Xbox 360. Pada generasi ini semakin dikembangkan sistem
permainan online atau permainan yang melibatkan banyak pemain yang terhubung
dengan konsol mereka dan semakin ditinggalkannya permainan single player.
3.
PERKEMBANGAN GAME
1958: Ahli
Fisika membuat video game pertama yang menyerupai permainan tenis meja.
1961: Steve
Russel, siswa MIT membuat game komputer interaktif pertama berjudul Spacewar.
1966: Ralp Baer
menciptakan game interaktif menggunakan televisi.
1971: Nolan
Bushnell dan Ted Dabney membuat versi arcade Spacewar, yaitu Computer Space.
1972: Bushnell
dan Dabney mendirikan Atari. Game pertama Atari adalah Pong.
1975: Game
komputer pertama dirilis, yaitu Gunfight.
1976: Coleco
merilis konsol video game pertama yang disebut Telstar.
1977: Atari
mengenalkan video game berbasis kartrid yang dikenal dengan nama Atari 2600.
1978: Atari
memperkenalkan trackball dalam game Football.
1978: Midway
merilis Space Invaders yang merupakan game arcade pertama yang menampilkan skor
tertinggi.
1979: Atari
mencoba mengembangkan konsol berhologram bernama Cosmos. Namun konsol tersebut
tidak pernah dirilis.
1979 Asteroid
merupakan game pertama yang dapat memasukkan 3 karakter huruf pemilik skor
tertinggi untuk disimpan di dalam mesin.
1980: Activision
menjadi vendor video game.
1980: 300.000
unit Pac-Man dirilis oleh Namco.
1981: Arnie Katz
dan Bil Kunkel menerbitkan majalah game pertama bernama Electronic Games.
1982: Atari
mengeluarkan Atari 5200 untuk bersaing dengan Coleco.
1983: Nintendo
masuk ke pasar Jepang.
1985: Game
Tetris dikembangkan oleh programer Rusia, Alex Pajitnov.
1986: Nintendo
NES dirilis di Amerika Serikat.
1986: Sega
memperkenalkan Sega Master System (SMS) untuk bersaing dengan NES.
1986: Atari
memroduksi Atari 7800.
1989: Nintendo
memasarkan produk handheld Game Boy.
1991: Nintendo
mengeluarkan Super NES di Amerika Serikat.
1993: Atari
merilis Jaguar, konsol 64 bit pertama di pasaran.
1994: Sega
Saturn dan Sony Playstation memulai debutnya di Jepang.
1995: Sony
memasarkan PlayStation di Amerika Serikat.
1995: Nintendo
merilis Nintendo 64 di Jepang.
1996: Demam
Virtual Pet Tamagotchi melanda Jepang dan Amerika Serikat.
1997:
PlayStation menjadi game konsol terpopuler.
1998: Sega
memperkenalkan Dreamcast di Jepang. Konsol ini bekerja pada Microsoft Windows
CE.
2000: Sony
PlayStation 2 dirilis di Amerika Serikat dan menjadi fenomena baru.
2000: Game The
Sims dirilis dan menjadi game terpopuler.
2001: Microsoft
memperkenalkan Xbox dengan built-in hardrive dan port ethernet. Nintendo
memperkenalkan GameCube dan GameBoy Advance.
2004: Sony
memroduksi PSP, konsol portabel beresolusi tinggi.
2004: Microsoft
menciptakan Xbox 360 untuk bersaing dengan Sony.
2006: Nintendo
memasarkan Wii, konsol game revolusioner.
2006: Sony
mengeluarkan PlayStation 3, konsol yang canggih namun mahal.
2007: Nintendo
merilis Super Mario Galaxy untuk Wii.
2008: Grand
Theft Auto 4 memecahkan rekor penjualan tertinggi dalam minggu pertama setelah
rilis.
2008: Wii Fit
dipasarkan agar para pengguna merasakan manfaat olahraga dalam konsol.
2009: Nintendo
Wii Sports menjadi best seller video game.
4.
HAL YANG DIBUTUHKAN DALAM MEMBUAT GAME
4.1.Menentukan
Spesifikasi Game
Misalnya dengan
menentukan game yang akan dibuat 2D atau 3D lalu, berapa rentan usia yang di
targetkan dalam game yang akan dibuat. Lalu tentukan juga berdasarkan
settinganya, bagaimana strategi yang digunakan.
4.2.Menentukan Alur
Game
Dalam pembuatan
game diperlukan penentuan jalan cerita dari game yang akan kita buat, contohnya
dengan seperti penentuan di berbagai level (pasti di setiap level terdapat
jalan cerita yang ketika levelnya semakin tinggi maka tingkat kesulitanya pun
semakin tinggi pula). Lain halnya ketika kita membuat game yang berbasis
animasi/film-film (seperti Harry Potter, Spiderman, Cinderella, dll). Hal-hal
yang harus kita ketahui jika kita memilih game yang berbasis animasi/film-film
adalah dimana tempatnya, bagaimana cara mengalahkannya, berapa musuhnya, dll.
4.3.Mencari
bahan-bahan yang dibutuhkan
Bahan-bahan yang
digunakan yaitu gambar-gambar, efek-efek, dan juga musik atau backsound.
4.4.Implementasi
Program
Disini lah inti
dari pembuatan game, yaitu pengkodingan atau mengimplementasi ke dalam program.
Pada tahap ini di butuhkan pemahaman tentang pemograman yang berorientasi
objek, grafika komputer dan juga pengetahuan tentang bahasa pemograman
tersebut.
4.5.Mencoba dan
Perbaikan program
Ini adalah tahap
akhir dari semua perjalanan pembuatan game yaitu pengecekan program aplikasi
game yang anda buat. Dalam tahap ini pengecekan yang dilakukan sebaiknya
dilakukan oleh orang lain, agar kita dapat mengetahui pendapat orang lain.
5.
JENIS-JENIS GAME
5.1.Action Game
Action Game
dikategorikan sebagai gameplay dengan model pertarungan.Action Adventure Game,
berfokus pada eksplorasi dan biasanya mempunyai unsur item gathering,
penyelesaian puzzle simpel, dan pertarungan (combat). Contoh dari genre ini
termasuk The Legend of Zelda series dan Metroid series.
5.1.1.
Stealth Game
Stealth game termasuk
dalam genre game terbaru, biasanya digolongkan dalam mata-mata yang biasa
melakukan aksinya secara rahasia. Contoh dari genre ini termasuk Metal Gear
series dan Tom Clancy’s Splinter Cell.
Survival Horror Game, berusaha membuat player atau pemain menjadi tegang
dan takut dengan elemen-elemen horor. Contoh dari genre ini termasuk Resident
Evil series dan Alone in the Dark.
5.1.2.
Beat‘em Up Game
Side-scrolling
beat ‘em up game, adalah game combat satu orang melawan banyak musuh yang telah
disediakan. Contoh dari genre ini termasuk Dynasty Warriors series dan Final.
5.1.3.
Fighting Game
Fighting Game,
adalah pertarungan dua player dengan jurus-jurus yang bias dikeluarkan dengan
menekan beberapa tombol pada keyboard dengan urutan tertentu. Contoh dari genre
ini termasuk Street Fighter II dan Tekken series.
5.1.4.
Maze Game
Maze game membutuhkan
kecepatan berpikir dan bereaksi, serta berunsur ketepatan menavigasi. Contoh
dari genre ini termasuk Pac-Man.
5.1.5.
Platform Game
Platform Game,
atau platformers, adalah game dengan gameplay berlari, melompat, mengayun, naik
tangga, dan sebagainya. Contoh dari genre ini termasuk Donkey Kong, Sonic the
Hedgehog, Mario, dan Rayman,
5.1.6.
Shooter Game
First-Person
Shooter Game, menonjolkan shooting dan combat dari perspektif langsung dari mata
karakter, bertujuan untuk memberikan player perasaan berada sendiri di tempat
itu, dan bisa fokus saat menembak
5.1.7.
MOFPS Game
Massively
multiplayer online first person shooter Game, biasa disingkat MOFPS yang
mengombinasi gameplay first-person shooter dengan dunia virtual di mana banyak
player juga ikut bermain melalui internet. Contoh dari genre ini adalah
CounterStrike Online.
5.1.8.
TPS game
Third-person
shooter Game, menonjolkan shooting atau tembak menembak dan combat dari
perspektif karakter, bertujuan untuk memberikan pemandangan yang lebih luas dan
gerakan yang lebih banyak seperti berenang dan berguling.
5.1.9.
Tactical Shooter Game
Tactical shooter
Game, bervariasi antara FPSs atau TPSs. Genre ini menonjolkan perencanaan dan
kerja sama tim untuk memenangkan game. Contoh dari genre ini termasuk Tom
Clancy’s Ghost Recon series dan SOCOM series.
5.1.10.
Light-gun Game
Light-gun Game,
lebih banyak pada arcade dengan peralatan tertentu seperti senjata mainan yang
mempunyai sensor khusus terhadap layar. Contoh dari genre ini termasuk Time
Crisis dan Duck Hunt.
5.1.11.
Shoot’em up Game
Shoot ‘em up
Game, atau disingkat shumps mempunyai ciri khas gambar 2D dan scrolling playing
area. Contoh dari genre ini termasuk Star Fox series dan Ikaruga.
5.2.Adventure Game
Gameplay jenis
ini adalah keharusan player memecahkan bermacam-macam puzzle melalui interaksi
dengan orang lingkungan dalam game tersebut.
5.2.1.
Interactive Fiction Game
Text adventure /
Interactive fiction Game, di mana player akan menggunakan keyboard untuk
mengetikkan perintah berupa “get rope” atau “go west”, dan komputer akan
enganalisa perintah tersebut dan akan menjalankan karakter sesuai perintah
tersebut.
5.2.2.
Graphical Adventure Game
Graphical
adventure Game, merupakan perkembangan dari genre di atas. Dengan adanya mouse,
player dapat menggerakkan ikon tangan (hand) ke sebuah tali dan meng-kliknya
untuk mengambil tali tersebut.
5.2.3.
Visual Novel Game
Visual novel
Game, mempunyai beberapa ending yang berbeda, memberi player keleluasaan untuk
memilih jalan ceritanya dan mendapatkan bermacam-macam ending.
5.2.4.
Interactive Movie Game
Interactive
movie Game, mempunyai full-motion cartoons atau rangkaian live action dari
karakter yang dimainkan oleh player. Contoh dari genre ini termasuk Dragon’s
Lair, Space Ace dan Night Trap.
5.2.5.
Dialog Game
Dialog Game, di
mana player akan mengalami kemajuan tergantung pada apa yang mereka katakan.
Contoh dari genre ini termasuk Law And Order: The Vengeful Heart.
5.3.Role-Playing
Game
Computer
role-playing games atau CRPGs atau RPGs mempunyai gameplay di mana karakter
milik player akan bertualang dengan skill combat atau cast spell dalam cerita
game.
5.3.1.
Action Role-Playing Game
Action
Role-Playing Game, genre game yang memasukkan unsur action game dan
action-adventure game. Contoh dari genre ini termasuk Diablo 1 & 2.
5.3.2.
MMORPG
Massively
multiplayer online role-playing Game, biasa disingkat MMORPGs, konsep dari
genre ini segera terkombinasi dengan genre-genre lainnya, yang kebanyakan
berupa fantasy. Contoh dari genre ini termasuk RisingForce Online dan
FlyForFun/FlyFF-Online
5.3.3.
Tactical Role-Playing Game
Tactical
role-playing Game, berprinsip pada strategi. Dalam game genre ini, player akan
diberi giliran masing-masing untuk menentukan langkah yang akan dilakukan oleh
karakter-karakternya. Contoh dari genre ini termasuk Final-Fantasy Tactics.
5.4.Simulation Game
Genre ini
bertujuan untuk memberi pengalaman melalui simulasi. Construction and management
simulation Game, disingkat CMSs, adalah tipe game simulasi di mana player harus
mendirikan, memperluas, atau mengelola komunitas atau proyek fiksi.
5.4.1.
City-Building Game
City-Building
Game, merupakan bagian dari economic-simulation game.Contoh dari genre ini
adalah SimsCity series.
5.4.2.
Economic-Simulation Game
Economic-simulation
Game, biasanya berupa simulasi keadaan ekonomi atau bisnis, di mana player
mengontrol keadaan ekonomi dari game tersebut. Contoh dari genre ini termasuk
Monopoly Tycoon dan FairyGodmother Tycoon.
5.4.3.
God Game
God Game, sering
tidak mempunyai tujuan akhir yang membuat player memenangkan game. Contoh dari
genre ini termasuk The Sims series.
5.4.4.
Government Simulation Game
Government
simulation Game, biasa disebut juga political game, memasukkan unsur
kepolisian, pemerintahan, atau politik sebuah negara, bahkan juga perperangan.
5.5.Strategy Game
Strategy game
berfokus pada gameplay di mana dibutuhkan pemikiran yang tepat agar dapat
meraih kemenangan.
5.5.1.
RTS Game
Real-time
strategy and turn-based strategy Game. Dalam real-time (RTS), action dilakukan
dalam waktu yang bersamaan oleh masing-masing pihak, sedangkan turn-based
(TBS), di mana action dimainkan per ronde atau bergiliran. Contoh dari genre
RTS termasuk Warcraft series. Contoh dari genre TBS termasuk Heroes of Might
and Magic series.
5.5.2.
Tactical Game
Tactical Game.
Dalam genre ini, player harus menggunakan bermacam-macam taktik dan strategi
untuk mencapai kemenangan. Contoh dari genre ini yang bersifat RTS termasuk
Warhammer: Dark Omen. Contoh dari genre ini yang bersifat TBS termasuk Jagged
Alliance series.
5.5.3.
4X Game
4X Game, yang
berarti eXplore (penjelajahan), eXpand (meluas), eXploit (menja-jah), dan
eXterminate (memusnahkan). Contoh dari genre ini termasuk Galactic
Civilizations, dan Sid Meier’s Alpha Centauri.
5.5.4.
Artillery Game
Artillery Game.
Genre ini (biasa bersifat TBS) biasa mengikutkan combat dengan tank atau
tentara militer berat lainnya. Contoh dari genre ini termasuk Gunbound,
Scorched Earth, dan Tanarus.
5.6.Vechile Simulation
Game
Genre ini juga
merupakan simulasi yang berusaha memberikan player sebuah pengalaman realistik mengendarai
kendaraan-kendaraan tertentu.
5.6.1.
Flight Game
Flight Game.
Dalam genre ini, player tidak hanya bersimulasi mengontrol pesawat terbang,
tapi juga combat di udara. Contoh dari genre ini termasuk Falcon 4.0.
5.6.2.
Racing Game
Racing Game,
menempatkan player sebagai driver dengan kendaraan (biasanya mobil).Contoh dari
genre ini termasuk Need For Speed (NFS) series.
5.6.3.
Space Game
Space Game,
bersifat pertarungan di angkasa luar. Contoh dari genre ini termasuk Star Wars:
X-Wing, X: Beyond the Frontier, dan Homeworld.
5.6.4.
Train Game
Train Game.
Genre ini mensimulasi yang berhubungan dengan transportasi kereta atau railway
transport. Contoh dari genre ini termasuk Rail Simulator.
5.6.5.
Vehicular Combat Game
Vehicular (Car)
Combat. Genre ini berfokus pada pertarungan antara kendaraan. Contoh dari genre
ini termasukk RoadBlasters dan Mecha.
6.
SOFTWARE PEMBUAT GAME
6.1.Adventure Maker
Free Edition
Aplikasi untuk
membuat game yang satu ini tidak hanya bisa digunakan untuk PC Windows karena
kamu bisa memanfaatkannya untuk membuat game jenis point-and-click di PSP,
Iphone, atau Ipod Touch. Tak hanya bisa untuk membuat game, Adventure Maker ini
juga bisa digunakan untuk membuat aplikasi mutimedia, virtual tours, aplikasi
edukasi, ataupun presentasi. Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa membuat
game tak sesusah dulu. Dengan menggunakan aplikasi ini, kamu hanya perlu
mengimpor gambar dan menambah beberapa titik yang nantinya berfungsi untuk
menghubungkan gambar satu dengan lainnya.
6.2.3D Game Studio
Aplikasi ini
akan sangat cocok jika kamu ingin membuat game, baik 2D maupun 3D khususnya
Role Playing Game. Aplikasi ini menyediakan komponen seperti background air,
tanah, dan juga udara. Dalam sebuah game, tentu kamu akan membutuhkan karakter
untuk memainkannya. Nah, karakter yang tersedia di 3D Game Studio ini terbagi
menjadi dua, yaitu karakter yang bisa dimainkan dan yang tak bisa dimainkan. Di
mana karakter yang terbentuk bisa diset mulai dari status, visual, behavior,
dan perlengkapan karakter lainnya.
Bisa dikatakan
3D Game Studio adalah aplikasi yang terbaik untuk belajar membuat game 2D atau
3D, karena tutorialnya, contoh, plugin yang disediakan pun banyak, bagi yang
bisa programming lebih bagus lagi karena ada API buat bahasa pemrograman
seperti Delphi, .NET C#
6.3.Adventure Game
Studio
Sesuai dengan
namanya, aplikasi ini diperuntukkan untuk membuat game petualangan dalam
tampilan semi 3D. Untuk yang menguasai pemrograman akan lebih mudah menggunakan
aplikasi ini. Namun, untuk pemula bukan berarti tak bisa membuat game
menggunakan aplikasi ini. Adventure Game Studio menyediakan tutorial mulai dari
awal dan step by stepnya secara gratis. Bahkan tersedia juga resource page di
situs web sang pembuat untuk mengakses tips dan triknya.
Adventure Game
Studio memungkinkan kamu membuat game petualangan jenis point-and-click,
seperti aneka game buatan pembuat game Sierra dan Lucasart yang terbit di tahun
1990-an. Terdapat beberapa fasilitas
yang akan kamu dapatkan, mulai dari panduannya, hingga template klasik yang
memungkinkan kamu untuk mengedit dan memodifikasi sesuai keinginan. Aplikasi
ini kompatibel dengan Windows 2000, XP, dan Vista serta membutuhkan
penginstalan .NET Framework 2.0. Butuh pemahaman sebelum menggunakannya, tapi
feature pengaturan game sangat fleksibel, sehingga kamu dapat menentukan format
resolusi tampilan game hingga personalisasi GUI (Graphic User Interface-nya).
6.4.RPG Maker VX
Jika kamu
menggunakan aplikasi ini untuk membuat game, maka kamu tak perlu repot
memikirkan karakternya. RPG Maker VX menyediakan karakter, dengan kekurangan
wajah karakter yang tak bisa diubah. Aplikasi ini mungkin cocok untuk membuat
game bergenre ROG seperti Harvest Moon, Digimon, dan lainnya. Dengan penggunaan
game ukuran kecil akan membuat kamu lebih kreatif tanpa takut pusing memikirkan
scripting.
6.5.Game Maker
Nah, aplikasi
untuk membuat game adalah Game Maker yang mudah untuk digunakan. Akan ada
banyak bentuk game yang bisa kamu ciptakan dari aplikasi yang satu ini,
misalnya permainan puzzle, tembak-menembak, hingga permainan tiga dimensi dan
first person shooter.
Sumber :















