Nama : BIAS EDIYAKSA
Kelas : 4IA24
NPM : 514142453
E-COMMERCE
Definisi E-Commerce
Menurut Loudon (1998)
E-Commerce ialah suatu proses yang dilakukan konsumen dalam membeli dan menjual
berbagai produk secara elektronik dari
perusahaan ke perusahaan lain dengan menggunakan komputer sebagai perantara
transaksi bisnis yang dilakukan.
Menurut Kalakota dan Whinston (1997)
meninjau pengertian E-Commerce dari empat perspektif, yaitu :
1. Perspektif
komunikasi, E-Commerce ialah sebuah proses pengiriman barang, layanan,
informasi, atau pembayaran melalui komputer ataupun peralatan elektronik
lainnya.
2. Perspektif proses bisnis, E-Co
mmerce merupakan sebuah
aplikasi dari suatu teknologi menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan
aliran kerja.form
3. Perspektif
layanan, E-Commerce ialah suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan,
manajemen, dan konsumen untuk mengurangi
biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan
meningkatkan kecepatan layanan pengiriman
4. Perspektif
online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual produk atau
barang serta informasi melalui layanan internet maupun sarana online yang
lainnya.
Contoh E-Commerce
Banyak hal yang bisa kita lakukan
melalui E-Commerce, seperti : Pembelian buku-buku pelajaran atau pengetahuan
melalui online; Pembelian alat-alat make up; dan Pembelian segala macam
kebutuhan hidup seperti pakaian, alat elektronik, rumah, kendaraan lewat belanja
online.
Manfaat
E-Commerce Dalam Dunia Bisnis
E-Commerce
mengandung banyak manfaat dalam dunia bisnis selain mempermudah proses jual
beli, dengan menggunakan E-Commerce dapat mengurangi biaya barang dan jasa,
juga bisa meningkatkan kepuasan pembeli atau konsumen dengan kecepatan untuk
memperoleh barang yang dibutuhkan sesuai dengan budget dan harganya. Istilah
Order cycle yaitu sebuah bisnis yang awalnya memakan waktu 30 hari, bisa
dipercepat waktunya hingga bisa 5 hari saja. Proses yang cepat tentu akan
menigkatkan pendapatan. Dengan menggunakan E-Commerce dapat memungkinkan kita
untuk bertransaksi dengan cepat, mudah dan biaya yang murah tanpa melalui
proses yang rumit, di mana pembeli cukup mengakses internet ke website suatu
perusahaan yang mengiklankan produknya di internet, kemudian pembeli cukup
mempelajari ketentuan-ketentuan yang
diisyaratkan (term of condition) dari pihak penjual. Tidak menghabiskan banyak
waktu dan sangat kondusif.
Dampak Positif Dan
Negatif E-Commerce
Dampak
positif dari E-Commerce antara lain :
1. Aliran
pendapatan (Revenue Stream) baru yang mungkin jauh lebih menjanjikan yang tidak
ditemui di sistem jual beli di pasar tradisional.
2. Mampu
meningkatkan market exposure.
3. Mampu
mengurangi biaya operasional(operating cost).
4. Dapat
memperluas jangkauan (global reach).
5. Mampu
meningkatkan customer loyality.
6. Mampu
meningkatkan supplier management.
7. Dapat
mempersingkat waktu produksi.
8. Meningkatkan
value chain (mata rantai pendapatan).
Dampak
negatif dari E-Commerce antara lain :
1. Akan
kehilangan dari segi finansial secara langsung karena adanya kecurangan.
Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia
telah mengganti semua data finansial yang ada.
2. Adanya
pencurian informasi yang sangat rahasia dan berharga. Gangguan yang muncul bisa
membongkar semua informasi rahasia itu pada pihak yang tidak berhak dan
mengakibatkan kerugian besar bagi korban.
3. Kehilangan
kesempatan bisnis atau kerugian pelanggan karena gangguan pelayanan. Seperti
kesalahan yang bersifat non-teknis(aliran listrik tiba-tiba padam).
4. Adanya
pengaksesan ke sumber pihak yang tidak berhak. Seperti seorang hacker yang
membobol sistem perbankan. Kemudian memindahkan sejumlah rekening milik orang
lain ke rekeningnya sendiri.
5. Dapat
kehilangan sebuah kepercayaan dari para konsumen. Karena faktor-faktor seperti
adanya usaha sengaja yang dilakukan oleh pihak luar yang berusaha menjatuhkan
reputasi perusahaan tersebut.
6. Terjadinya
kerugian yang tidak terduga-duga, karena adanya gangguan yang dilakukan dengan
sengaja, ketidakjujuran, kesalahan dari faktor manusia ataupun kesalahan dari
sistem elektronik.
E-BUSINESS
Definisi E-Business
E-business adalah praktek pelaksanaan
dan pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan
pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan
servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah
terkomputerisasi. (Steven Alter. Information System: Foundation of E-Business.
Prentice Hall. 2002)
Berdasarkan
definisi e-bisnis yang dikemukakan di atas, kita dapat menggabungkannya ke
dalam suatu definisi e-business yang utuh dengan melihat kesamaan dari setiap
definisi tersebut dan menggabungkannya. Kesamaan tersebut dapat kita lihat dari
beberapa sudut pandang, yaitu pelaku e-business, alat atau media atau sumber
daya yang digunakan, objek atau kegiatan yang menjadi sasaran, tujuannya, dan
keuntungan yang diberikan. Hasilnya sebagai berikut:
·
Pelaku E-Business
1. Organisasi,
konsumen, perusahaan, supllier, pekerja, rekan bisnis
·
Alat/Media/Sumber Daya yang Digunakan
1. Teknologi
informasi dan komunikasi
2. Komputer,
data yang telah terkomputerisasi
3. Internet
·
Kegiatan Sasaran
1. Kegiatan
bisnis
2. Proses
bisnis utama
3. Pembelian,
penjualan,pelayanan, transaksi
4. Operasi
bisnis utama
·
Tujuan
1. Koordinasi,
Komunikasi, dan Pengelolaan organisasi
2. Transformasi
proses bisnis
3. Sharing
informasi
·
Keuntungan
1. Pendekatan
yang aman, fleksibel, dan terintegrasi
2. Memberikan
nilai bisnis yang berbeda
3. Efisien
4. Peningkatan
produktivitas dan keutungan
Dengan demikian, maka akan dengan mudah
mendefinisikan e-bisnis dalam satu arti utuh, yaitu : E-bisnis adalah
penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh organisasi, individu, atau
pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis utama
sehingga dapat memberikan keuntungan dapat berupa berupa keamanan,
fleksibilitas, integrasi, optimasi, efisiensi, atau/dan peningkatan
produktivitas dan profit.
Contoh:
Harian Kompas yang juga memiliki e-bisnis Kompas Online. Kompas menjalankan
proses bisnis utamanya berupa penyediaan berita dan distribusinya, tidak lagi
hanya melalui media cetak saja tetapi juga melalui internet. Keutungan yang
dapat diberikan Kompas online dapat diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia
(bahkan dunia), up to date, memangkas biaya kertas, dapat diakses 24 jam, dll.
Hubungan E-Business
dengan E-Government, E-Commerce, E-Learning
Untuk mengetahui hubungan antara
e-business dengan e-governent, e-commerce, e-learning dan “e”-“e” lainnya dapat
diperoleh dengan cara memfilter istilah-istilah tersebut menggunakan definisi
e-business yang telah ditetapkan sebelumnya. Arti istilah-istilah tersebut
perlu diketahui terlebih dahulu, kemudian melihat kesesuaian antara definisinya
dengan definisi e-business. Dari situ kita dapat leihat hubungan di antara
keduanya.
1. E-Government
E-Government (EG) mengacu kepada
penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahuntuk bertukar informasi dan
pelayanan kepada penduduk, perusahaan-perusahaan, danpemerintahan lainnya.
Bentuk e-government ada 4 macam, yaitu government-to-customer,
government-to-business, government-to-employees, dan government-to-government.
E-Government dilakukan oleh pemerintah
dan menggunakan teknologi informasi. Teknologi informasi tersebut digunakan
untuk mendukung proses bisnis-nya berupa pertukaran informasi dan pelayanan
kepada penduduk, perusahaan, dan pemerintah lainya. EGovernment dapat
memberikan keutungan berupa kemudahan dalam pembuatan KTP, pembayaraan pajak,
penyediaan data demografi, dan sebagainya. E-Government adalah adalah e-bisnis
yang dilakukan oleh pemerintah untuk menjalankan proses bisnisnya, yaitu
pemerintahan dan layanan masyarakat.
2. E-Commerce
E-Commerce (EC) adalah pembelian dan
penjualan barang atau jasa melalui sistem elektronik seperti internet dan
jaringan komputer lainnya.
E-Commerce adalah bagian dari e-business
karena adanya penggunaan teknologi informasi berupa internet dan jaringan
komputer lainnya untuk menjalankan proses bisnis utama beruapa pembelian dan
penjualan.
3. E-Learning
E-Learning adalah istilah payung yang
menggambarkan pembelajaran yang dilakukan menggunakan komputer, biasanya
terkoneksi dengan jaringan, dan memberikan kita kesempatan untuk belajar hampir
setiap waktu, di mana pun.
E-Learning dapat menjadi bagian dari
e-business jika pembelajaran menjadi salah satu proses bisnis utama dari
organisasi. Misalnya, perusahaan yang menyediakan e-learning bagi pembelajaran
karyawan pada intranetnya. Contoh yang lain, Cisco Systems yang membuka kelas
online. Cisco dalam satu tahun dapat menghasilkan 16 Dollar untuk setiap 1
Dollar yang dihabiskan pada program e-learning. (Tom Kelly, Nader Nanjiani, The
Business Case for E-Learning, Cisco Press, 2004)
Kesimpulannya
:
Dapat
dipahami bahwa E-Commerce itu mengacu pada jaringan internet untuk melakukan
belanja online dan jangkauannya lebih sempit, dan cara transaksinya melalui
transfer uang secara digital. Dan E-Bussines merupakan penggunaan teknologi
informasi dan komunikasi oleh pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan
mengelola proses bisnis hingga dapat memberikan keuntungan.