Nama : BIAS EDIYAKSA
Kelas : 4IA24
NPM :
514142453
PENDAHULUAN KOMPUTASI
A.
Teori Komputasi
Pengertian
teori komputasi menurut Wikipedia adalah cabang ilmu komputer dan matematika
yang membahas apakah dan bagaimanakah suatu masalah dapat dipecahkan pada model
komputasi, menggunakan algoritma. Bidang ilmu ini terutama membahas hal terkait
kompuabilitas dan komplekstitas, dalam kaitannya dengan formalisme komputasi.
Jadi
secara umum teori komputasi merupakan cara untuk menemukan pemecahan suatu
masalah dari sebuah data dengan menggunakan suatu algoritma. Dimana penggunaan
komputasi ini sudah terjadi selama ribuan tahun dan umumnya dilakukan dengan
menggunakan pena dan kertas atau kapur dan batu tulis, namun sekarang
kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer.
Teori
komputasi ini biasanya digunakan oleh ilmuan sains, maka dari itu ada yang
dinamakan komputasi sains, komputasi sains merupakan salah satu cabang ilmu komputasi. Secara umum
komputasi sains mengkaji aspek-aspek komputasi untuk aplikasi / memecahkan masalah
di bidang sains lain, seperti fisika, kimia, biologi dan lain-lain.
B.
Implementasi Komputasi
Berikut
adalah bidang-bidang yang dapat diimplementasikan terkait dengan menggunakan
komputasi, yaitu :
- Fisika
Komputasi dibidang fisika
sangat diperlukan oleh ilmuan fisika diantaranya untuk memecahkan masalah
numerik, penelitian terhadap suatiu kasus dibidang fisika yang dapat mengolah
data-data eksperimen yang besar dan tidak linier.
- Matematika
Berawal dari compute yang
berarti hitungan, jadi komputasi matematika yaitu matematika yang menggunakan
komputasi dengan komputer yang memecahkan permasalahan matematika.
- Ekonomi
Mempelajari imu ekonomi dan
komputasi dipentingkan karena dibidang ekonomi pasti memiliki permasalahan yang
harus dipecahkan oleh algoritma contohnya adalah memecahkan teori statistika
untuk memecahkan permasalahan keuangan.
- Kimia
Kimia yang menggunakan hasil
kimia teori yang diterjemahkan ke dalam program komputer untuk menghitung
sifat-sifat molekul dan perubahannya maupun melakukan simulasi terhadap
sistem-sistem besar dan menerapkan program tersebut pada sistem kimia nyata.
Contoh sifat-sifat molekul yang dihitung antara lain struktur, energi dan
selisih energi, muatan, momen dipol, kereaktifan, frekuensi getaran dan besaran
spektroskopi lainnya.
- Geologi
Teori komputasi biasanya
digunakan untuk pertambangan, sebuah sistem komputer digunakan untuk
menganalisa bahan-bahan mineral dan barang tambang yang terdapat di dalam tanah.
- Geografi
Teori komputasi terdapat
penggunaan komputasi yang diterapkan pada GIS (Geographic Information System)
yang berguna untuk menyimpan, memanipulasi dan menganalisa informasi geografi.
- Sosiologi
Teori komputasi terdapat pada
Computational Sosiology yaitu penggunaan metode komputasi dalam menganalisa
fenomena sosial.
- Biologi
Terdapat pada Bioinformatika
merupakan ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola
dan menganalisis informasi biologis. Bidang ini mencakup penerapan metode-metode
matematika, statistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah
biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam aminoserta informasi
yang berkaitan dengannya. Contoh topik utama bidang ini meliputi basis data
untuk mengelola informasi biologis, penyejajaran sekuens (sequence alignment),
prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur
sekunderRNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen.
Contoh Implementasi pada Geologi (dari artikel mihanasakurai)
Implementasi
komputasi modern dalam bidang Geologi adalah GIS. Geographic information system (GIS) atau
Sistem Informasi Berbasis Pemetaan dan Geografi adalah sebuah alat bantu
manajemen berupa informasi berbantuan komputer yang berkait erat dengan sistem
pemetaan dan analisis terhadap segala sesuatu serta peristiwa-peristiwa yang
terjadi di muka bumi. GIS lebih dikenal sebagai software tools, misalnya:
ArcInfo, MapInfo, AutoCadMap, Grass, dan masih banyak lagi. Dengan tools yang
sama maka GIS berkaitan dengan proses dan presentasi peta-peta skala kecil (peta
LandUse, Kehutanan), sedangkan LIS berkaitan dengan peta-petaskala besar, yaitu
peta bidang-bidang tanah (land parcels).
GIS
berbeda dengan sistem informasi pada umumnya dan membuatnya berharga bagi
perusahaan milik masyarakat atau perseorangan untuk memberikan penjelasan
tentang suatu peristiwa, membuat peramalan kejadian, dan perencanaan strategis
lainnya. GIS memungkinkan untuk menggambarkan dan menganalisa informasi dengan
cara pandang baru, mengungkap semua keterkaitan yang selama ini tersembunyi, pola,
dan kecenderungannya.
Untuk
mendukung suatu Geographic information system (GIS), pada prinsipnya
terdapatdua jenis data, yaitu:
1.
Data spasial
Data
yang berkaitan dengan aspek keruangan dan merupakan data yang menyajikan lokasi
geografis atau gambaran nyata suatu wilayah di permukaan bumi. Umumnya
direpresentasikan berupa grafik, peta, atau pun gambar dengan format digital
dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y (vektor) atau dalam bentuk image
(raster) yang memiliki nilai tertentu.
2.
Data non-spasial
Data
non-spasial disebut juga data atribut, yaitu data yang menerangkan keadaan atau
informasi-informasi dari suatu objek (lokasi dan posisi) yang ditunjukkan oleh
data spasial. Salah satu komponen utama dari Geographic information system
(GIS) adalah perangkat lunak (software).
Sebagai
contoh dengan penggunaan aplikasi GIS Untuk
Kegiatan Pemantuan Budidaya Pertanian kita dapat mengetahui keadaan
tanaman, parameter tanah, informasi mengenai lingkungan tumbuh di lapang,
mendeteksi pertumbuhan tanaman, kadar air tanah dan tanaman, hama dan penyakit
tanaman, pemetaan sumber daya, irigasi, mengetahui kebutuhan pupuk, menentukan
posisi lahan, monitoring lingkungan dan lain sebgainya. GIS juga dapat digunakan
untuk membuat peta persebaran tanaman pangan dalam suatu wilayah, peta
persebaran komoditi hortikultura, jenis tanah, dan lain sebagainya.
Contoh Implementasi pada Ekonomi (dari artikel liez10)
Implementasi
pada ilmu pengetahuan ekonomi adalah mempelajari agent-based computational
modeling, computational econometrics dan statistika, komputasi keuangan,
computational modeling of dynamic macroeconomic systems, pemrograman yang
didesain khusus untuk komputasi ekonomi, dan pengembangan alat bantu dalam
pendidikan komputasi ekonomi. Karena dibidang ekonomi pasti memiliki
permasalahan yang harus dipecahkan oleh algoritma contohnya adalah memecahkan teori
statistika untuk memecahkan permasalahan keuangan.
Salah
satu contoh komputasi di bidang ekonomi adalah komputasi statistik. Komputasi
statistik adalah jurusan yang
mempelajari teknik pengolahan data, membuat program, dan analisis data serta
teknik penyusunan sistem informasi statistik seperti penyusunan basis data,
komunikasi data, sistem jaringan, dan diseminasi data statistik. Komputasi
dapat digunakan untuk memecahkan masalah ekonomi contohnya seperti Data Mining,
dengan data mining, sebuah perusahaan dapat memecahkan masalah dengan cara yang
seefektif mungkin.
sumber :



