Jumat, 10 Mei 2013

Kebudayaan!


Perbedaan Antara Kebudayaan Dan Peradaban Menurut Ahli Dan Pendapat Saya Sendiri!
Menurut para ahli :
Kebudayaan dan Peradaban adalah dua kata yang sampai sekarang masih menjadi perdebatan di kalangan ahli. Pendapat pertama menyatakan bahwa tidak ada perbedaan dalam penggunaan istilah “kebudayaan” dan “peradaban”.
Budaya  adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri:
1.       Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat  ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
2.       Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
3.       Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
4.       Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Setlah itu Peradaban berasal dari kata adab yang dalam pengertian ini mengandung pengertian tata krama, perilaku atau sopan santun. Adapun istilah “peradaban” dalam bahasa Inggris disebut civilization :
1.       Adapun “peradaban” ialah khazanah pengetahuan terapan yang dimaksudkan untuk mengangkat dan meninggikan manusia agar tidak menyerah terhadap kondisi-kondisi di sekitarnya. Di sini ‘peradaban’ meliputi semua pengalaman praktis yang diwarisi dari satu generasi ke generasi lain. Peradaban tampak dalam bidang fisika, kimia, kedokteran, astronomi, ekonomi, politik praktis, fiqih mu’amalah, dan semua yang berkaitan dengan penggunaan ilmu terapan dan teknologi.      
2.       Peradaban Islam sesungguhnya adalah suatu peradaban yang mempunyai kerangka pedoman seiring dengan perkembangan zaman dan perluasan wilayah yang telah melahirkan sistem gagasan yang tumbuh melalui jalur ± jalur pemikiran.
3.       Peradaban adalah manifestasi keyakinan dalam setiap aspek kehidupan manusia. Dengan demikian.
4.       Peradaban (hadharah) adalah sekumpulan konsep (mafahim) tentang kehidupan. Peradaban bisa berupa peradaban spiritual ilahiyah (diniyah ilahiyyah) atau peradaban buatan manusia. Peradaban spiritual ilahiyah lahir dari sebuah aqidah (dasar ideologi), seperti peradaban Islam yang lahir dari Aqidah Islamiyah. Sedangkan peradaban buatan manusia bisa lahir dari sebuah aqidah, seperti peradaban kapitalisme Barat, yang merupakan sekumpulan konsep tentang kehidupan yang muncul dari aqidah sekularisme (pemisahan agama dari kehidupan).
Menurut Saya :
                Menurut saya yang telah saya ketahui dari semuanya. Jadi Kebudayaan itu adalah sesuatu yang terjadi saat ini. Yang dimana semuanya sedang berlangsung dan menyebar. Contoh sederhanya adalah makanan, minuman dan pakaian trend yang disukai saat ini. Itu semua merupakan kebiasaan atau kebudayaan asing yang sedang terjadi dan masuk ke indonesia.
                Selanjutnya adalah Peradaban yang dimana peradaban itu sendiri merupakan sesuatu yang terjadi sejak dahulu dan terkenal hingga sekarang. Seperti candi borobudur, piramida, dan macam-macam monument sejarah lainnya yang aspek-aspeknya merupakan hal yang tidak mungkin terjadi dengan mudah apalagi dengan tenaga manusia itu sendiri tanpa bantuan mesin.


Kebudayaan Nasioal Beserta Contoh Yang Mendukung!

Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional. Definisi kebudayaan nasional menurut TAP MPR No.II tahun 1998, yakni:
Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta, karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. Dengan demikian Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berbudaya.
Beberapa contoh kebudayaan nasional yang mendukung :
1.       Rumah Adat : merupakan tempat tinggal yang pernah ditempatin oleh kakek dan nenek moyang kita yang dimana rumah tersebut mempunyai bentuk dan desain yang unik serta rumah tersebut memiliki bentuk yang sama didaerah itu sendiri. Sementara didaerah lain mereka memiliki bentuk rumah tersendiri yang disinilah dinamakan rumah adat.
2.       Tarian : Merupakan ciri khas dengan bentuk-bentuk tarian yang diiringi dengan musik khas indonesia.
3.       Lagu : Merupakan lagu dengan genre atau tata musik yang bener-bener khas indonesia atau buatan indonesia yang dipatenkan menjadi khas indonesia.
4.       Seni : Seni adalah suatu warisan budaya yang sangat berperan sebagai mewarnai kebudayaan indonesia, yang dimana sebuah seni adalah sebuah ekspresi dari pemikirin anak bangsa itu sendiri.
5.       Pakaian : Pakaian juga merupakan kebudayaan yang dimana disetiap daerahnya memiliki pakaian adatnya sendiri. Baik dengan aksesorisnya masing-masing.
6.       Makanan : Cita rasa indonesia juga dapat dijadikan kebudayaan, seperti rendang. Rendang adalah makanan khas indonesia yang begitu disukai oleh negara asing juga dengan bumbu-bumbu dan cara masak dari indonesia itu sendiri.
7.       Film : Film juga dapat menjadikan kebudayaan, contohnya seperti film horor. Kenapa? Karena di film horor itu sendiri terdapat makhluk halus yang bahkan khas indonesia dan menurut kepercayaan orang indonesia itu sendiri.


Dampak Positif Dan Negatif Kebudayaan Asing!
Dampak Positif Kebudayaan Asing :
1.       Pola pikir dan sikap masyarakat yang berubah seiringnya dengan globalisasi dan modernisasi yang berkembang di Barat. Mengubah masyarakat menjadi berpikir rasional yang sebelumnya berpikir irasional
2.       Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dari barat yang memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memotivasi masyarakat untuk maju dalam segala hal di kehidupan bermasyarakat.
3.       Perkembangan industri barat dalam memproduksi berbagai alat transportasi dan komunikasi yang canggih yang meningkatkan taraf hifup masyarakat dan mengurangi pengangguran.
Contohnya : Seperti peralatan yang kita gunakan saat ini. Yang dulu berhubungan jarak jauh hanya menggunakan surat. Sekarang sudah ada yang namanya telepon, bahkan lebih sekarang kita bisa melihat secara langsung wajah orang yang kita ajak bicara. Itu merupakan dampak positif dari ilmu pengetahuan dan teknologi kebudayaan asing.
Dampak Negatif Kebudayaan Asing :
1.       Banyaknya produk impor yang menjadikan produk dalam negeri terpinggirkan.
2.       Adanya kesenjangan sosial di masyarakat. Perkembangan teknologi yang semakin canggih membuat masyarakat menjadi individu atau sudah tidak lagi butuh pertolongan antar masyarakat. Hal ini memacu adanya individualisme.
3.       Berkembangnya gaya hidup ke barat-baratan, menjadikan hidup bebas. Hal ini yang menyebabkan sudah hilangnya moral atau perilaku yang baik dalam kehidupan bermasyarakat, dan malah menjadikan masyarakat menganut gaya hidup hedonis.
Contohnya : yang paling sederhana meluas dan memasyarakat adalah pergaulan, yang dimana sudah tidak adanya batas dari sebuah hubungan tanpa ikatan yang menjamin. Tingginya teknologi terutama internet telah masuk dan merubah pola fikir dengan ilmu-ilmu yang seharusnya tidak boleh didapatkan sebelum waktunya. Sehingga hal itu pula yang menghilangkan moral bangsa dan runtuhnya kekuatan iman.

Terimakasih :
Saya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar