Sabtu, 29 Maret 2014

WEB SEMANTIC DAN WEB SECURITY

WEB SEMANTIC DAN WEB SECURITY

A.  WEB SEMANTIC

1.  Pengertian HTML5 atau Semantic Web
HTML5 adalah versi terbaru dari HTML (HyperText Markup Language) yang mana dikembangkan oleh W3C atau Word Wide Web Consortium. Lalu apakah yang dimaksud dengan Semantic Web? Semantic berasal dari bahasa Yunani (Greek), merupakan bahasa pembelajaran semiotic, yakni pembelajaran untuk memahami penanda. Semantic sendiri mempunyai arti bahasa yang berfokus pada penanda untuk mengetahui arti yang terkandung di dalamnya.
Jadi, yang dimaksud semantic web adalah bahasa pemrograman yang mempunyai penanda khusus dalam implementasinya dengan tujuan agar mampu mendeskripsikan apa yang terkandung dalam website tersebut. Web semantic ini bukan hanya dikembangkan di Web 2.0, namun sudah ke Web 3.0 bahkan akan berkembang ke Web 4.0. Perkembangan teknologi benar-benar cepat sekali berubah.

2.  Sejarah HTML5 atau Semantic Web
Setelah berakhirnya masa pengembangan HTML4 pada tahun 1998, dilanjutkan perkembangan HTML4 untuk XML yang dikenal dengan XHTML 1.0. XHTML 1.0 selesai dikembangkan pada tahun 2000. Saat itu sebenarnya HTML akan mulai dikembangkan, namun masih menunggu proses pengembangan XHTML 2.0 yang mana selesai pada tahun 2003.
Tahun 2004 kembali diadakan workshop tentang evolusi untuk HTML5 dan saat itulah muncul ide-ide dan gagasan tentang Semantic Web. Tahun 2007, W3C ikut serta dalam pengembangan HTML5 dan terbentuklah suatu komunitas WHATWG (Web Hypertext Application Technology Working Group). Perusahaan besar seperti Mozilla, Opera dan Apple mengakui HTML5 dipublikasikan oleh W3C dengan lisensi komunitas WHATWG.
HTML5 telah dipublikasikan secara resmi oleh W3C pada bulan Mei 2011 dan rencananya akan terus dikembangkan hingga tahun 2014 nanti. Walaupun HTML5 masih terus dikembangkan, jangan khawatir untuk menggunakan HTML5 karena saat ini HTML5 hanya membutuhkan penyempurnaan saja, sudah tidak lagi berada di masa percobaan yang bisa berstatus produksi gagal.
Sejauh ini browser desktop maupun browser mobile sudah mampu mengimplementasikan HTML5, walaupun belum sepenuhnya sempurna. Browser yang saat ini paling maju untuk fitur HTML5 atau semantic web adalah Google Chrome. Kamu bisa membandingkan browser dengan cara seperti di artikel saya ini: Browser Yang Terbaik Untuk Web Desain.

3.  Cara Menggunakan HTML5 atau Semantic Web


Sebenarnya menggunakan HTML5 atau Semantic Web itu sangat mudah jika mengerti standarisasi HTML5 itu sendiri. Kamu bisa mendapatkannya melalui situs www.w3schools.com, www.w3.org, dan masih banyak lainnya yang bisa kamu temui di internet. Jika kamu masih bingung menggunakan element HTML5, kamu bisa menemukan solusi dengan membaca flowchart HTML5 di sini.
Webmaster profesional pasti selalu melakukan testing dengan menggunakan validator entah itu plugin browser maupun aplikasi web validator secara online. Saya punya 2 rekomendasi validator HTML5 untuk kamu gunakan sebagai validasi web kamu, yaitu: html5.validator.nu dan validator.w3.org.

4.  Penggunaanya Untuk Aplikasi Komputer
Web semantic akan diterapkan pada aplikasi komputer dan istilah web semantik itu sendiri diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web (WWW). Sekarang, prinsip web semantik disebut-sebut akan muncul pada Web 3.0, generasi ketiga dari World Wide Web. Bahkan Web 3.0 itu sendiri sering disamakan dengan web semantik. Web semantik menggunakan XML, XMLS (XML Schema), RDF, RDFS (Resources Description Framework Schema) dan OWL.

4.1. Untuk membangun aplikasi Web Semantik ini, hal pertama yang harus dipahami adalah:
Pengertian ontology, XML|XMLS/RDF|RDFS/OWL , toolsnya bisa menggunakan Protégé, Altova SemanticWorks, dll

4.2. Setelah memahami kedua hal tersebut, kemudian dibuat ontologynya.  Tools yang dapat  digunakan untuk mengelola ontology , diantaranya (ini seperti server) :
1.    JENA
2.    Sesame (openrdf.org)
3.    Virtuoso, dll
4.3. Sedangkan bahasa untuk query ontology adalah :
SPARQL

B.  WEB SECURITY

1.  Sejarah dan Definisi Web Security
Dalam perkembangan zaman era globalisasi seluruh segala macam tekhnologi telah berkembang secara pesat. Di dalamnya terdapat segala macam tekhnologi seperti Tekhnologi informasi, tekhnologi industri dan berbagai macam tekhnologi lainnya. Kita di wajibkan harus mengikuti perkembangan itu, jika tidak maka kita akan di anggap sebagai makhluk sosial tanpa mengetahui sedikitpun segala macam perkembangan tekhnologi terutama tekhnologi informasi seperti Computer Security/pengamanan komputer.

Computer Security merupakan sistem pengamanan komputer yang merupakan cabang dari tekhnologi komputer yang diterapkan pada komputer jaringan. Dalam pengamanan komputer ini bertujuan untuk perlindungan informasi, harta benda dari pencurian maupun melindungi aplikasi-aplikasi yang ada pada komputer dalam mencegah serangan yg masuk ke dalam komputer sehingga dapat merusak segala sistem yang ada pada komputer. Selain itu dalam Istilah keamanan komputer dapat diartikan sebagai proses kolektif dan mekanisme dengan mana informasi sensitif yang berharga maupun berjasa yang dilindungi dari publikasi, gangguan atau kehancuran oleh kegiatan yang tidak sah atau individu dan dapat dipercaya dari peristiwa yang tidak direncanakan oleh kita sebagai pemakai/pengguna sistem tersebut.

2.  Sistem pengamanan komputer
2.1. Security by design/pengamanan oleh tujuan
Dalam sistem keamanan ini teknologi di dasarkan pada logika sebagai jaminan dalam membentuk tujuan utama dari berbagai aplikasi komputer serta merancang sebuah program dengan keamanan dalam pemikiran sering memaksakan pembatasan pada perilaku program. Dan dalam mendesign harus menggunakan "pertahanan mendalam", di mana lebih dari satu subsistem perlu untuk dikompromikan agar tidak melanggar integritas sistem dan informasi yang dimilikinya. Di security by design terdapat prinsip Cascading, prinsip itu mengakui bahwa beberapa rintangan yang rendah tidak membuat rintangan tinggi. Jadi prinsip Cascading merupakan beberapa mekanisme yang lemah dan tidak memberikan keamanan yang lebih kuat dalam mekanisme tunggal.

2.2. Security architecture
Dalam Sistem keamanan ini kita dapat mendefinisikan sistem keamanan arsitektur yang bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kontrol keamanan (keamanan penanggulangan) yang diposisikan, dan bagaimana mereka berhubungan dengan arsitektur teknologi informasi secara keseluruhan. Tujuan sistem ini adalah untuk mempertahankan atribut kualitas sistem, di antaranya kerahasiaan, integritas, ketersediaan, akuntabilitas dan jaminan di dalam sistem tersebut.

2.3. Security Operating System
Sebagian besar sistem ini didasarkan pada ilmu pengetahuan yang dikembangkan pada tahun 1980 dan digunakan untuk memproduksi apa yang mungkin ada dalam beberapa sistem operasi. Selain itu sistem ini juga menggunakan berbagai macam contoh seperti dari kebijakan keamanan komputer model Bell-LaPadula, pada contoh ini kita didasarkan pada kopling fitur perangkat keras mikroprosesor khusus dan juga sering melibatkan unit manajemen memori ke kernel operasi khusus dengan benar dalam menerapkan sistem tersebut. Ini bertujuan untuk membentuk dasar sistem operasi yang aman, dan pada bagian kritis tertentu dirancang dan diterapkan dengan benar, dapat memastikan kemustahilan mutlak penetrasi oleh elemen yang sedang bermusuhan. Sistem operasi ini dirancang terutama bertujuan untuk melindungi informasi keamanan nasional, rahasia militer, dan data lembaga keuangan internasional. Contoh dari alat keamanan tersebut seperti Orange Book-1 untuk dioperasikan selama rentang "Top Secret" untuk "unclassified" (termasuk Honeywell SCOMP, USAF SACDIN, NSA hitam dan Boeing MLS LAN). Sistem ini di gunakan pada web server, penjaga, database server, dan host manajemen dan digunakan tidak hanya untuk melindungi data yang tersimpan pada sistem tetapi juga untuk memberikan perlindungan tingkat tinggi untuk koneksi jaringan dan layanan routing.

2.4. Secure Coding
Pada sistem ini kita tidak didasarkan pada sistem operasi yang aman yang mampu mempertahankan domain untuk pelaksanaan sendiri, mampu melindungi kode aplikasi dari subversi berbahaya, dan mampu melindungi sistem dari kode yg terdapat pd sistem tersebut. Maka derajat keamanan yang tinggi tidak dapat mungkin dimengerti, pada lingkungan komersial menurut hasil dan faktanya terdapat kerentanan perangkat lunak subversi dari jenis yang dikenal beberapa cacat coding. Cacat perangkat lunak umum termasuk buffer overflows, kerentanan format string, overflow integer, dan kode / perintah injeksi. Contohnya pada bahasa pemrograman C dan C + + bahasa tersebut sangat rentan terhadap kode / perintah injeksi dan cacat pada perangkat lunak lain yang memfasilitasi subversi.

3.  Alasan WEB Security
WWW adalah salah satu layanan terpopuler di internet. Tetapi seperti telah saya singgung diatas, ia adalah target mayoritas penyerang dan penyusup, banyak cara yang mereka lakukakan untuk menempuhnya. Beberapa hal yang menjadi alasan adalah :
3.1.   seorang penyerang dapat mengambil keuntungan dari bug-bug dalam sebuah server Web atau melalui script-script CGI sebagai usaha untuk memperoleh akses terhadap system.
3.2.   Informasi rahasia dalam server Web dapat didistribusikan ke individu-individu tidak sah
3.3.   Informasi rahasia yang ditransmisikan antara server Web dan browser dapat dicegat atau disadap.
3.4.   Bug-bug pada browser Web ( atau fitur-fitur yang tidak kita sadari ) memungkinkan info-info rahasia dalam klien Web dapat dicuri oleh server Web jahat
3.5.   Beberapa organisasi merasa butuh menggunakan teknologi-teknologi Web tertentu ( Misal program-program dan software berlisensi ) guna memenuhi kebutuhan mereka. Program atau software-software tersebut seringkali membawa kelemahan-kelemahan security baru

4.     Gangguan WEB Security


4.1. Hacker
Sekumpulan orang/team yang tugasnya membangun serta menjaga sebuah sistem sehingga dapat berguna bagi kehidupan dunia teknologi informasi, serta penggunanya. hacker disini lingkupnya luas bisa bekerja pada field offline maupun online, seperti Software builder(pembuat/perancang aplikasi), database administrator, dan administrator. Namun dalam tingkatan yang diatas rata-rata dan tidak mengklaim dirinya sendiri, namun diklaim oleh kelompoknya, maka dari itu hacker terkenal akan kerendahan hati dan kemurahan memberikan segenap ilmunya.

4.2. Cracker

Seorang/sekumpulan orang yang memiliki kemampuan lebih dalam merusak sebuah sistem sehingga fungsinya tidak berjalan seperti normalnya, atau malah kebalikannya, sesuai keinginan mereka, dan mereka memang diakui memiliki kemampuan yang indigo dan benar-benar berotak cemerlang. Biasanya cracker ini belum dikategorikan kejahatan didunia maya, karena mereka lebih sering merubah aplikasi, seperti membuat keygen, crack, patch(untuk menjadi full version).

4.3. Defacer
Seorang/Sekumpulan orang yang mencoba untuk mengubah halaman dari suatu website atau profile pada social network(friendster, facebook, myspace), namun yang tingkatan lebih, dapat mencuri semua informasi dari profil seseorang, cara mendeface tergolong mudah karena banyaknya tutorial diinternet, yang anda butuhkan hanya mencoba dan mencoba, dan sedikit pengalaman tentang teknologi informasi.

4.4. Carder
Seorang/sekumpulan lamers yang mencoba segala cara untuk mendapatkan nomor kartu kredit seseorang dan cvv2nya dengan cara menipu, menggenerate sekumpulan kartu kredit untuk kepentingan dirinya sendiri. Namun pada tingkatan tertentu carder dapat mencuri semua informasi valid dari sebuah online shopping. Ini adalah Malingnya dunia Maya.

4.5. Frauder
Seorang/sekumpulan orang yang mencoba melakukan penipuan didunia pelelangan online, belum ada deskripsi jelas tentang orang ini, mereka sering juga dikategorikan sebagai carder.

4.6. Spammer
Seorang/sekumpulan orang yang mencoba mengirimkan informasi palsu melalui media online seperti internet, biasanya berupa email, orang-orang ini mencoba segala cara agar orang yang dikirimi informasi percaya terhadap mereka sehingga next step untuk mendapatkan kemauan si spammer ini berjalan dengan baik. Meraka tidak lain dikategorikan sebagai penipu.

5.     Jenis Jenis Serangan

Berikut adalah 10(sepuluh) dafttar celah yang dapat menyebabkan website terancam.

5.1. Cross Site Scripting (XSS)
Celah XSS, adalah saat pengguna web aplikasi dapat memasukkan data dan mengirimkan ke web browser tanpa harus melakukan validasi dan encoding terhadap isi data tersebut, Celah XSS mengakibatkan penyerang dapat menjalankan potongan kode (script) miliknya di browser target, dan memungkinkan untuk mencuri user session milik target, bahkan sampai menciptakan Worm.

5.2. Injection Flaws
Celah Injeksi, umumnya injeksi terhadap SQL (database) dari suatu aplikasi web. Hal ini mungkin terjadi apabila pengguna memasukkan data sebagai bagian dari perintah (query) yang menipu interpreter untuk menjalankan perintah tersebut atau merubah suatu data.

5.3. Malicious File Execution
Celah ini mengakibatkan penyerang dapat secara remote membuat file yang berisi kode dan data untuk di eksekusi, salah satunya adalah Remote file inclusion (RFI).

5.4. Insecure Direct Object Reference
Adalah suatu celah yang terjadi saat pembuat aplikasi web merekspos referensi internal penggunaan objek, seperti file, direktori, database record, dll

5.5. Cross Site Request Forgery (CSRF)
Celah ini akan memaksa browser target yang sudah log-in untuk mengirimkan “pre-authenticated request”terhadap aplikasi web yang diketahui memiliki celah, dan memaksa browser target untuk melakukan hal yang menguntungkan penyerang.

5.6. Information Leakage and Improper Error Handling
Penyerang menggunakan informasi yang didapatkan dari celah yang di akibatkan oleh informasi yang diberikan oleh web aplikasi seperti pesan kesalahan (error) serta konfigurasi yang bisa di lihat.

5.7. Broken Authentication and Session Management
Celah ini merupakan akibat buruknya penanganan proses otentikasi dan manajemen sesi, sehingga penyerang bisa mendapatkan password, atau key yang di gunakan untuk otentikasi.

5.8. Insecure Cryptographic Storage
Aplikasi web umumnya jarang menggunakan fungsi kriptografi untuk melindungi data penting yang dimiliki, atau menggunakan fungsi kriptografi yang di ketahui memiliki kelemahan.

5.9. Insecure Communications
Sedikit sekali aplikasi web yang mengamankan jalur komunikasinya, hal inilah yang dimanfaatkan oleh penyerang sebagai celah untuk mendapatkan informasi berharga.

5.10.Failure to Restrict URL Access
Seringkali, aplikasi web hanya menghilangkan tampilan link (URL) dari pengguna yang tidak berhak, tetapi hal ini dengan sangat mudah dilewati dengan mengakses URL tersebut secara langsung.

6.  Menjalankan Secure Server

Server-server Web dirancang untuk menerima beragam request dari host-host bebas di internet, juga merespons informasi yang di-request dalam waktu singkat. Mereka dapat menjadi pintu gerbang informasi baik bersifat public maupun personal. Untuk membangun sebuah secure server dalam berbagai platform. Anda hendaknya mempertimbangkan hal-hal penting dibawah ini :
User-user hendaknya tidak pernah mengeksekusi program-program sembarangan atau perintah-perintah shell dalam server anda. Script-script CGI yang berjalan dalam sever anda hendaknya membentuk fungsi-fungsi penerimaan dan penolakan ( pesan error ). Script-script juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya input-input yang membahayakan.

7.  Kesimpulan
Website atau situs adalah kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).

Bersifat statis apabila isi informasi website tetap, jarang berubah, dan isi informasinya searah hanya dari pemilik website. Bersifat dinamis apabila isi informasi website selalu berubah-ubah, dan isi informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna website.

Sumber :

WEB SECIENCE

WEB SECIENCE & WEB POPULER

1.  Definisi Web Secience
Web yang berarti jaringan atau suatu sistem di internet yang memungkinkan siapapun agar bisa menyediakan atau menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Dengan menggunakan teknologi tersebut, informasi dapat diakses selama 24 jam dalam satu hari dan dikelola oleh mesin.
Sedangkan Science berarti ilmu pengetahuan atau kumpulan pengetahuan yang benar, mempunyai obyek dan tujuan, disusun secara sistematik, berkembang dengan metode ilmiah,dan berlaku universal dan dapat diuji kebenarannya (diverifikasi).

2.  Penjelasan Web Secience
Web Science itu sendiri terdiri dari beberapa gabungan disiplin ilmu pengetahuan dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Dari gambar diatas , terdapat banyak sekali macam-macam ilmu pengetahuan yang saling berkaitan dengan Web atau jaringan. Jenis-jenisnya adalah sebagai berikut :
1.    Web Engineering
2.    Artificial Intelligence
3.    Mathematics
4.    Psychology
5.    Biology
6.    Ecology
7.    Sociology
8.    Socio Culture
9.    Law
10.    Economics
11.    Media.

Dari sebelas jenis disiplin ilmu di atas, mungkin saya hanya akan menjelaskan nomor 1 dan 2 saja, sebab jenis-jenis yang lain sudah sering atau banyak yang mengetahuinya. Dimana jenis dari no. 3 sampai 6 berhubungan dengan MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) sedangkan no. 7 sampai 11 berhubungan dengan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial).

3.  Beberapa Hal yang Menyangkut Tentang Web Secience
3.1.  Web Engineering (Rekayasa Web)
Web Engineering dapat dikatakan sebagai salah satu cabang independen dari rekayasa perangkat lunak (software engineering). Engineering secara umum berarti aplikasi praktis dari sains untuk dunia komersil atau industri dengan tujuan agar perancangan aplikasi menjadi lebih baik (lebih cepat, lebih murah atau lebih aman). Software Engineering didefinisikan sebagai aplikasi dari sains dan matematika dengan bantuan kapabilitas perangkat komputer sehingga menjadi berguna bagi manusia melalui program komputer, prosedur-prosedur dan dokumentasi pendukungnya (Boehm 1976).

3.2. Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan)
Kecerdasan buatan (AI) merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia (Encyclopedia Britannica)

4.  Tujuan Web Secience
Tujuannya menurut Wonston & Prendergast adalah
1.    Membuat mesin menjadi lebih pintar (Tujuan Utama)
2.    Memahami apa itu kecerdasan (Tujuan Ilmiah)
3.    Membuat mesin lebih bermanfaat (Tujuan Entrepreneurial)

5.  Contoh Web Secience
1.    Sedangkan web itu sendiri terbagi menjadi beberapa bagian contohnya:
2.    web jejaring social (contoh : facebook, friendster)
3.    web server (contoh : software-software)
4.    web blog (contoh : blogspot)
5.    web forum (contoh : kaskus)
6.    web streaming (contoh : youtube)
7.    Micro-blogging (contoh : twitter)
8.    Web-shop (contoh : ebay, amazon)

6.  Kesimpulan
Jadi dapat disimpulkan bahwa Web Science sangat penting khususnya kita, sebagai salah satu refrensi guna menunjang kemajuan dalam bidang informasi, artinya bahwa, tekhnologi mungkin bisa di katakan adalah satu kewajiban atau kebutuhan penting dalam memenuhi kebutuhan akan sosio psikologis, yang kemudian perlu untuk di pelajari dan diakses.

Dunia tekhnologi mampu menjawab pertanyaan apapun, artinya bahwa, tekhnologi abad ini adalah salah satu kebutuhan utama akan informasi baik yang bersifat luar maupun dalam negeri sehingga kita bisa mengetahui apa yang tidak kita ketahui. perlu di ketahui bahwa kebutuhan akan tekhnologi informasi adalah sangat penting khususnya kita yang bersetatus siswa, maupun mahasiswa, sehingga pas ada tugas atau apa kita cepat mengaksesnya.


CSS

1.     Pengertian dan Definisi CSS
Cascading Style Sheet atau yang disingkat CSS memungkinkan anda untuk mendesain tampilan dokumen (Php dan HTML) dengan memisahkan isi dari dokumen HTML dengan kode untuk menampilkannya (CSS).

Didalam dunia desain web, layout atau mengatur letak web, format huruf, dan lain nya yang ada dalam sebuah web menjadi bagian yang amat penting bahkan bisa jadi yang paling lama dibanding dengan bagain desain web lainnya. Karena jika kita membua layout yang salah, maka web kita juga akan salah diterjemahkan oleh browser. Hal itu juga bisa disebabkan karena setiap browser memilliki dukungan bahasa(CSS) yang berbeda dan tentunya default dari browsernya sendiri yang berbeda-beda. Browser yang paling rewel soal layout css adalah IE karena kurang dukungannya terhadap CSS.
Jika kita memiliki banyak file HTML, kita hanya perlu satu file CSS, sehingga ketika kita mengganti jenis huruf pada file CSS maka semua file HTML yang berhubungan pada file CSS tersebut akan berubah. CSS distandarisasi oleh W3C (World Wide Web Consortium). CSS dapat dipasang pada dikumen HTML yang telah jadi.
Dalam melayout sebuah web ada dua metode yang sering dipakai untuk membuat sebuah layout halaman web yaitu:
1.      Metode Table
2.      Metode Div

2.     Manfaat dari CSS:
1.      Kode HTML menjadi lebih sederhana dan lebih mudah diatur,
2.      Ukuran file menjadi lebih kecil, sehingga load file lebih cepat,
3.      Mudah untuk merubah tampilan, hanya dengan merubah file CSS saja,
4.      Dapat berkolaborasi dengan JavaScript.
5.      Digunakan dalam hampir semua web browser.

Pada umunya ada empat bagian yang sering ada dalam layout sebuah web yaitu:
Header –> berisi tema web/ judul
Menu –> menu link web
Content –> isi dari web
Footer –> identitas/ copyright

3.     Atribut ID
Ada dua cara penempatan elemen dalam web dengan CSS yaitu:
3.1. Position (Posisi)
Mengunakan properti position terdapat 4 cara:
·         Static –> posisi normal (default).
·         Relative –> posisi elemen tergantung dari elemen yang lain.
·         Absolute –> posisi elemen berpatokan pada jendela browser.
·         Fixed –> posisi elemen tetap walaupun digeser.

3.2.  Float (Nempel)
Menggunakan properti float atau clear:
·         Float:left –> elemen akan menempel pada sebelah kiri elemen induk.
·         Float:right –> elemen akan menempel pada sebelah kanan elemen induk.
·         Clear:left –> elemen akan menempel pada sebelah kiri dan berada di bawah.
·         Clear:right –> elemen akan menempel pada sebelah kanan dan berada dibawah
·         Clear:both –> elemen akan berada pada posisi bawah elemen diatasnya.

Gambar dibawah ini adalah dasar-dasar dari pengaturan / format posisi dengan css:




·         Margin –> jarak/batas elemen dengan elemen lain
·         Border –> border/gari tepi elemen
·         Padding–> jarak elemen dengan isi elemen (elemen anak)

Berikut gambar dibawah adalah format standar untuk membuat tampilan dengan CSS:



4.     Sintaks-sintaks CSS untuk layout
4.1. background: Untuk mengeset background. Ada beberapa sintak untuk background, yaitu:
a.       background-color: yaitu warna background.
b.      background-image:url('URLGAMBAR.jpg'); yaitu URL gambar yang dijadikan background.
c.       background-repeat: bernilai "repeat", "repeat-x", "repeat-y", dan "no-repeat". Maksudnya adalah pengulangan gambar. "repeat" artinya gambar akan diulang, memenuhi layar. "repeat-x" artinya gambar akan diulang sepanjang horizontal, "repeat-y" gambar akan diulang secara vertikal, sedangkan "no-repeat" artinya gambar hanya ditampilkan 1x, tidak akan diulang.
d.      background-position: nilainya "nilaihorizontal nilaivertikal". Maksudnya adalah posisi latarbelakang dari layer (bagian div/span/element yang diberi latar). Misal: body{background-position:10px 30px} maka latar belakang dari bagian body akan diberi jarak 10 piksel antara batas pinggir kiri body dan 30piksel dari batas pinggir atas body. Anda juga bisa mengisinya dengan "top" "middle" "bottom" untuk nilaihorizontal, dan "left" "center" "right" untuk nilaivertikal (pilih salah satu).
e.       background-attachment: Nilainya "fixed" dan "scroll". "fixed" artinya tampilan gambar latar belakang akan tetap sepanjang anda meng-scroll mouse anda.Sedangkan "scroll" kebalikannya.
4.2.   width: Nilainya berupa nilai dalam piksel atau "auto". Untuk menentukan lebar elemen.
4.3.   height: Idem dengan width bedanya height untuk menentukan tinggi elemen.
4.4.   margin: Batas antara suatu element dengan elemen diluarnya. Nilainya bisa berupa auto atau nilai dalam piksel. Sintaksnya begini: margin:marginatas marginkanan marginbawah marginkiri. Atau jika nilai semua margin sama langsung saja margin: nilaimargin.
4.5.   padding: Batas antara suatu batas (border) element dengan unsur element didalam element tersebut. Sintaksnya begini: padding:paddingatas paddingkanan paddingbawah paddingkiri. Atau jika nilai semua margin sama langsung saja padding: nilaimargin.
4.6.   border: ada 3 unsur untuk border yaitu:
a.       border-width: lebar dari border
b.      border-color: warna dari border
c.       border-style: gaya dari border, nilainya "solid" (biasa) "double" (dobel/dua garis) "groove" (groove) "inset" (menjorok kedalam) "outset" (menjorok keluar) "dotted" (bertitik-titik) "dashed" (bergaris-garis)
4.7.   position: posisi, nilainya "fixed" (tetap, akan melayang terus selama anda menscroll halaman, belum didukung IE ), "static" (diam, posisi default), "relative" (tergantung objek disekitarnya), "absolute" (dihitung dari pojok kiri atas layar, hampir sama seperti fixed, tetapi tidak akan ikut melayang ketika kita men-scroll mouse) . Setelah menentukan jenis posisi, kita harus menentukan:
a.       pilih (top: atau bottom: jika pilih top artinya dihitung dari atas, sedangkan bottom sebaliknya)
b.      pilih (left: atau right:. jika pilih left nilai akan dihitung dari kiri, sedangkan right sebaliknya.
4.8.   z-index: z-index adalah posisi suatu elemen dari dasar dokumen, jika tidak diset maka defaultnya 0. Misalnya ada 3 buah buku ditumpuk, maka buku terbawah mempunyai z-index 0, buku ke2 daribawah:1, dan buku teratas:2.
4.9.   visibility: nilainya hanya 2, yaitu "visible" dan "hidden". Visible artinya kelihatan, kalo hidden ya artinya tersembunyi!
4.10.  display: nilainya "none" "inline" "block". Jika none maka tidak akan ditampilkan, inline ditampilkan dalam sebaris (biasanya untuk navigasi menu horizontal) dan block akan ditampilkan secara perbaris. Untuk display "none" dan visibility "hidden" perbedaannya adalah, untuk display "none" elemen didalamnya tidak akan ditampilkaan, sedangkan visibility "hidden" akan tetap ada ruang untuk elemen tersebut, namun elemennya disembunyikan.

5.     Cara untuk memasang CSS pada dokumen HTML.
·         External Style Sheet (file CSS berbeda dari file HTML),
·         Internal Style Sheet (Kode CSS dipasang di dalam tag head HTML)
·         Inline Style Sheet (Kode CSS langsung dipasang di tag HTML, tidak direkomendasikan).



STEAM

1.  Definisi Steam dan Fitur  Lain Didalamnya

Steam adalah distributor permainan digital milik Valve dengan cara membeli via pembayaran daring dengan media unduhan. Dengan adanya Steam, diupayakan agar pembajakan game yang marak bisa ditekan. Cara kerjanya dengan mengunduh perangkat lunak Steam, dengan begitu dapat dicek dan langsung membeli permainan yang ada.

Steamguard adalah sistem proteksi permainan video.Dimana Steam memerlukan koneksi Internet dengan memasukkan identitas dan kata sandi steam lalu diverifikasi melalui surel elektronik agar dapat menikmati layanan khusus seperti cloud.

Steam workshop adalah layanan yang disediakan untuk menampung hasil karya dari komunitas.Karya tersebut dapat "digunakan" oleh Valve, atau hanya sekedar modifikasi tambahan yang gratis.

Dahulu, permainan video yang paling berkontribusi dalam meningkatkan popularitas Valve, Steam (toko daring Valve), dan Source (engine buatan Valve) adalah Counter Strike. Sekarang, permainan yang menjalankan tongkat estafet tersebut adalah Dota 2 dan Team Fortress 2, ditambah lagi kedua permainan tersebut gratis untuk dimainkan.

2.       Kelebihan Steam
·  Legal.
·  Sering diadakan diskon besar-besaran.
·  Menerima permainan video yang sudah dibeli dengan segera tanpa harus membayar ongkos pengiriman.
·  Permainan video yang telah dibeli akan ada di database Steam.
·  Adanya fitur permainan multi dan biasanya permainan yang terdapat di Steam mendukung fitur Komunitas.
·  Terdapat Greenlight, dimana pembuat permainan video dapat mempublikasikan karya mereka dan bahkan dimasukkan ke dalam toko Steam bila syaratya terpenuhi.

3.       Kekurangan Steam
·  Hanya ada 1 serial key.
·  Memakai sistem unduh.




sumber :