Nama : BIAS EDIYAKSA
Kelas : 4IA24
NPM :
514142453
CLOUD COMPUTING
A.
Penerapan Cloud Computing
Secara umum, definisi cloud computing (komputasi awan)
merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu
jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi
untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang
terkoneksi pada waktu yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui
internet menggunakan cloud computing.
Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan
sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola
data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk
menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses
data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet.
Berikut adalah beberapa contoh perusahan yang menerapkan cloud computing:
1.
Google pada Google Drive
Google Drive itu adalah layanan penyimpanan yang dimiliki
oleh google. Google Drive ini sebenarnya sudah lama dilunjurkan yaitu sejak 24
April 2012 yang lalu. Google Drive merupakan perubahan dari Google Docs, jika
sobat membuka google docs maka akan diredirect ke google drive. Pengguna google
drive akan mendapatkan layanan penyimpanan gratis, dan dapat ditambahkan dengan
pembayaran tertentu. Dengan fitur unggulan yang sama seperti Dropbox, yaitu
sinkronisasi data melalui folder khusus di dalam desktop atau lebih dikenal
dengan Desktop Sync Clients.
Google Drive selain memberikan kapasitas gratis tentunya juga
memberikan fitur-fitur yang terintegrasi dengan layanan Google lainnya seperti :
Gmail, G+ dan Google Search. Fitur yang bisa digaris bawahi dari Google Drive adalah
API’s untuk para Developer. Hingga kini Google Drive telah terhubung dengan
puluhan aplikasi pihak ketiga. Bekerja dengan lebih banyak lagi jenis file bila
sobat memasang aplikasi Google Drive dari Toko Web Chrome. Google Drive
berfungsi pada sejumlah aplikasi yang terus bertambah yang dapat sobat pasang
dari Toko Web Chrome. Dengan aplikasi tersebut, sobat dapat mengedit gambar dan
video, mengirim faks dan menandatangani dokumen, mengelola proyek, membuat
bagan alur, dan banyak lagi.
2.
Amazon pada Amazon S3
Amazon
S3 (Simple Storage Service) adalah layanan media penyimpanan awan (Cloud) yang
di sediakan oleh Amazon. Media penyimpanan tersebut dapat diakses dari mana
saja dan kapan saja. Untuk dapat mengakses media penyimpanan tersebut kita
dapat menggunakan web service yaitu dengan menggunakan metode REST, SOAP dan
BitTorrent.
Amazon
S3 pertama kali diluncurkan pada Maret 2006, dan sampai sekarang sudah terdapat
lebih milyaran object (data) yang tersimpan. Data yang disimpan dalam Amazon S3
sangat aman dan kita dapat menyambungnya dengan aplikasi web dengan menggunakan
Amazon SDK (Software Development Kit). Ini tentunya akan memberikan performa
yang lebih terhadap aplikasi web kita.
B.
Fungsi Layanan
- Google Drive
-
Membuat file baru
di Google Drive dari jenis file aplikasi tersebut
-
Mengakses dan
membuka file di Google Drive
-
Mengakses file
Google Drive dari aplikasi di luar Google Drive
-
Menyimpan file ke
Google Drive dari aplikasi di luar Google Drive
-
Berbagi jenis file
apa pun, termasuk file yang dibuat dengan aplikasi Google Drive
- Amazon S3
-
Sebgai media
penyimpanan file static, seperti: html, css, js, jpg, pnf, gif dan
lain-lainnya.
-
Sebgai media
backup. Dengan melakukan backup secara teratur kita dapa menghindari kehilangan
data. Sedangkan backup yang terlalu banyak menyebabkan redundancy. Kita dapat
melakukan backup langsung ke Amazon S3, dimana data kita disana aman dan kita
dapat mengaksesnya kembali dengan mudah. Banyak sekali script-script yang
membantu kita untuk melakukan backup langsung ke Amazon S3, khusus nya
WordPress
-
Sebgai media CDN
(content delivery network) dengan menggabungkannya dengan Amazon CloudFront.
-
Sebagai tempat
untuk menyimpan file-file yang dapat di unduh berbayar (secure download page)
dengan aman karena memiliki mekanisme autentikasi.
C.
Sasaran dan Pangsa Pasar
Google
Drive digunakan sebagai media penyimpanan personal, dan jika kita melakukan
berbagi, kita hanya dapat memilih kepada siapa kita ingin bagikan atau langung
memberi akses secara publik. Ini tentunya membuat kita tidak bisa
menggunakannya untuk menaruh file-file yang ingin kita jual atau kita proteksi.
Jadi sasaran dari google hanyalah kepada personal yang menggunakan cloud
computing untuk penyimpanan yang datana benar-benar dishare atau personal saja.
Sementara
itu sasaran Amazon adalah personal yang memiliki file untuk orang tertentu atau
semua orang dengan waktu yang ditentukan. Karena Amazon S3, dapat memberi
autentikasi atau hak akses sementara kepada user yang ingin mengakses file-file
yang kita proteksi tersebut. Hal ini dapat kita integrasi kan dengan
menggunakan Amazon SDK ke aplikasi web yang kita miliki. Sebagai contoh adalah
ThemeForest.net, dimana situs jual beli design dan script tersebut menggunakan
Amazon S3 sebagai media penyimpanan file-file yang dijual.
D.
Kesimpulan
Banyak
orang yang menggunakan cloud computing untuk menyimpan atau berbagi data. Meskipun
saat ini banyak tersedia cloud computing dari berbagai perusahaan, tetapi pelayanan
dari berbagai perushaan tidak tentu sama.
Sumber :



Tidak ada komentar:
Posting Komentar