Nama : BIAS
EDIYAKSA
Kelas : 4IA24
NPM :
514142453
CLOUD COMPUTING
Pengertian
dan Definisi Cloud Computing
Cloud computing
merupakan sebuah evolusi dari virtualization berupa arsitektur yang
berorientasi layanan menggunakan komputasi utility. Cara kerja cloud computing
bersifat transparan, mudah diakses sehingga pengguna tidak perlu pengetahuan
lanjutan dan hanya perlu tahu bagaimana untuk mengaksesnya. Cloud computing
adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputasi dan Internet di mana informasi
secara permanen tersimpan pada web hosting dan disimpan sementara di perangkat
pengguna yang digunakan.
Cloud Computing adalah
teknologi informasi layanan yang dapat digunakan atau diakses melalui Internet
untuk memberikan kebutuhan informasi penggunanya. Misalnya, layanan Google Apps
yang banyak menyediakan berbagai aplikasi bisnis dan hiburan berupa data yang
tersimpan di dedicated server atau web hosting yang dapat diakses melalui web
browser client seperti desktop, tablet, notebook, komputer, smartphone dan
lain-lain. Dengan demikian cloud computing adalah mekanisme menggunakan
kemampuan teknologi informasi yang disediakan sebagai layanan berbasis
internet.
Contoh
Penerapan
Cloud Computing
Lintas Media Danawa
(LMD), anak perusahaan Lintasarta, perusahaan ICT terkemuka di Indonesia saat
ini, membawa teknologi cloud computing ke Indonesia.jadi perusahaan ini
melayani on demand cloud computing dan private cloud computing Di
Indonesia.untuk biayanya juga tidak terlalu mahal yaitu untuk layanan on demand
cloud computing.
Langkah yang diambil
oleh perusahaan ini menurut saya sangat benar karena daripada membeli server
baru, lebih baik perusahaan-perusahaan menyewa server secara virtual. Tak perlu
keluar banyak biaya, menghemat biaya sampai 80 persen dan bebas biaya
perawatan.Penghematan yang diperoleh jika menggunakan cloud computing adalah
rak yang dipakai untuk server cukup 2 rak, sedangkan jika tidak menggunakan
teknologi cloud computing, perusahaan butuh lebih 10 rak.
Selain itu, dari sisi
biaya, jauh lebih murah. Perusahaan yang belum menggunakan teknologi ini harus
membayar 2.000 dollar AS per bulan untuk sewa server, sedangkan yang
memanfaatkan teknologi ini cukup membayar 40 dollar AS tergantung skalanya.
Keuntungan
Cloud
Computing
1.
Skalabilitas, yaitu dengan
cloud computing kita bisa menambah kapasitas penyimpanan data kita tanpa harus
membeli peralatan tambahan, misalnya hardisk dll. Kita cukup menambah kapasitas
yang disediakan oleh penyedia layanan cloud computing.
2.
Aksesibilitas, yaitu
kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal kita
terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan kita mengakses data disaat yang
penting.
3.
Keamanan, yaitu data
kita bisa terjamin keamanan nya oleh penyedia layanan cloud computing, sehingga
bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa disimpan secara aman di penyedia
cloud computing. Itu juga mengurangi biaya yang diperlukan untuk mengamankan
data perusahaan.
4.
Kreasi, yaitu para user
bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan
project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa mengirimkan nya
lewat penyedia layanan cloud computing.
5.
Kecemasan, ketika
terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud meskipun hardisk
atau gadget kita rusak
Sekilas
Sejarah Cloud Computing
a.
Pada tahun 50-an
Cloud Computing memiliki konsep yang mendasar. Ketika
komputer mainframe yang tersedia dalam skala yang besar dalam dunia pendidikan
dan perusahaan dapat diakses melalui komputer terminal disebut dengan Terminal
Statis. Terminal tersebut hanya dapat digunakan untuk melakukan komunikasi
tetapi tidak memiliki kapasitas pemrosesan internal. Agar penggunaan mainframe
yang relatif mahal menjadi efisien maka mengembangkan akses fisik komputer dari
pembagian kinerja CPU. Hal ini dapat menghilangkan periode tidak aktif pada
mainframae, memungkinkan untuk kembali pada investasi. Hinga pertengahan tahun
70-an dikenal dengan RJE remote proses Entry Home Job yang berkaitan besar
dengan IBM dan DEC Mainframe.
b.
Tahun 1960
John McCarthy, Pakar Komputasi dan kecerdasan buatan dari
MIT. “Suatu hari nanti, komputasi akan menjadi Infrastruktur publik seperti
halnya listrik dan telepon.”[7] Ini adalah sebuah ide yang mengawali suatu
bentuk komputasi yang kita kenal dengan istilah Komputasi awan.
c.
Tahun 1995
Larry Ellison, pendiri perusahaan Oracle. “Network
Computing” Ide ini sebenarnya cukup unik dan sedikit menyindir perusahaan
Microsoft pada saat itu. Intinya, kita tidak harus "menanam" berbagai
perangkat lunak kedalam PC pengguna, mulai dari sistem operasi hingga perangkat
lunak lainya. Cukup dengan koneksi dengan server dimana akan disediakan sebuah
environment yang mencakup berbagai kebutuhan PC pengguna.
d.
Akhir Era -90
Lahir konsep ASP (Application Service Provider) yang
ditandai dengan kemunculan perusahaan pusat pengolahan data. Ini merupakan
sebuah perkembangan pada kualitas jaringan komputer. Akses untuk pengguna
menjadi lebih cepat.
e.
Tahun 2000
Marc Benioff, mantan wakil presiden perusahaan Oracle.
“salesforce.com” ini merupakan sebuah perangkat lunak CRM dengan basis SaaS
(Software as a Service). Tak disangka gebrakan ini mendapat tanggapan hebat.
Sebagai suksesor dari visi Larry Ellison, boss-nya. Dia memiliki sebuah misi
yaitu “The End of Software”.
f.
2005 – Sekarang
Cloud Computing sudah semakin meningkat popularitasnya,
dari mulai penerapan sistem, pengunaan nama, dll. Amazon.com dengan EC2
(Elastic Computer Cloud); Google dengan Google App. Engine; IBM dengan Blue
Cord Initiative; dsb. Perhelatan cloud computing meroket sebagaimana berjalanya
waktu. Sekarang, sudah banyak sekali pemakaian sistem komputasi itu, ditambah
lagi dengan sudah meningkatnya kualitas jaringan komputer dan beragamnya gadget
yang ada. Contoh dari pengaplikasianya adalah Evernote, Dropbox, Google Drive,
Sky Drive, Youtube, Scribd, dll.
sumber referensi :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar